5 Jurusan Kuliah Anti Mainstream di Indonesia

JAKARTA, Spot19 Lulus SMU lalu melanjutkan kuliah dengan jurusan yang umum dipilih orang lain? Mungkin buat sobat yang senang mencoba tantangan dan sesuatu yang baru, kuliah di jurusan yang biasa-biasa saja mungkin akan membosankan. Ternyata ada beberapa jurusan yang tidak semua universitas memilikinya. Tertarik kuliah di jurusan anti mainstream? Cobalah sobat masuk jurusan ini.

Baca juga: Inilah 5 Kota yang Biaya Hidupnya Termurah Buat Mahasiswa

1. Astronomi

Ilustrasi pengamatan benda langit. Pict by pexels-lucas-pezeta
Ilustrasi pengamatan benda langit. Pict by pexels-lucas-pezeta

Program studi Astronomi hanya dapat sobat temukan di Institut Teknologi Bandung (ITB) dibawah FMIPA ITB. Di jurusan ini, sobat akan mempelajari seputar benda-benda langit dan luar angkasa (planet, bintang, asteroid, dan lain-lain). Dengan menitikberatkan kepada penerapan ilmu fisika terhadap benda di langit, mempelajari strukturnya, sifat fisik evolusi alam semesta dan isinya, dan juga kosmologi.

Baca juga: Ternyata Ada Banyak Pilihan Beasiswa di Indonesia

Jurusan Astronomi ini memiliki akses khusus ke Observatorium Bosscha di Bandung.

Program studi Astronomi ini terdiri dari tiga bidang keahlian, yaitu:

  • Tata Surya: Mempelajari sistem tata surya termasuk juga planet, asteroid, planet kerdil, dan lain-lain.
  • Fisika Bintang: Mempelajari evolusi bintang, bagaimana terbentuknya bintang dari lahir hingga mati, serta mengamati spektrum bintang.
  • Galaksi dan Kosmologi: Mempelajari komposisi dan bentuk dari galaksi, materi antar bintang, quark sampai pengembangan alam semesta.

ITB menyediakan jenjang S1, S2, hingga S3 untuk jurusan Astronomi untuk sobat yang berminat mendalami ilmu astronomi.

Baca juga: Ini Dia Universitas yang Ada Asramanya di Jabodetabek

2. Teknik Transportasi Laut

Ilustrasi trasnportasi laut. Pict by pexels-meruyert-gonullu
Ilustrasi trasnportasi laut. Pict by pexels-meruyert-gonullu

Jurusan ini hanya ada satu-satunya di Indonesia yang terdapat di Institut Tenologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya dengan jenjang S1. Program studi ini akan fokus mempelajari tentang ilmu pelayaran, pelabuhan dan juga logistik di dunia maritim. Selain materi pokok diatas, sobat juga akan mempelajari berbagai aspek politik, sosial, dan kebudayaan seputar ilmu pelayaran. Lulusan jurusan ini akan banyak dibutuhkan dan dicari di Indonesia yang merupakan salah satu negara maritim.

3. Teknik Nuklir

Ilustrasi pembangkit listrik tenaga nuklir. Pict by pexels-pixabay
Ilustrasi pembangkit listrik tenaga nuklir. Pict by pexels-pixabay

Teknik Nuklir adalah jurusan spesial yang hanya ada di dua perguruan tinggi yang keduanya berada di Yoogyakarta. Kedua perguruan tinggi ini adalah Universitas Gajah Mada (UGM) dan STTN-BATAN yang menyelenggarakan program studi Teknik Nuklir. Mahasiswa UGM akan dibekali dengan ilmu aplikasi teknologi nuklir dalam pembangkitan daya, radiasi dan radioisotope, dan radiologi klinik dengan jenjang S1. Sedangkan STTN merupakan perguruan tinggi vokasi akan lebih menitikberatkan pada praktik dan kurikulum yang aplikatif dengan jenjang Diploma IV.

4. Teknologi Batik

Ilustrasi industri batik nusantara. Pict by Flickr
Ilustrasi industri batik nusantara. Pict by Flickr

Program studi Teknologi Batik adalah jurusan yang hanya ada di Universitas Pekalongan. Sobat akan mempelajari dan mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang batik, juga keterampilan batik hingga mendapat gelar Ahli Madya. Lulusan program studi ini nantinya diharapkan memiliki inovasi, kreatif, dan profesional dan dapat menciptakan usaha mandiri. Dan targetnya dapat berkontribusi terhadap pelestarian, perlindungan, dan pengembangan batik tradisional Indonesia.

5. Rekayasa Nanoteknologi

Ilustrasi praktikum nanoteknologi. Pict by Flickr
Ilustrasi praktikum nanoteknologi. Pict by Flickr

Di jurusan Nanoteknologi ini, sobat akan mempelajari ilmu tentang materi yang berukuran nano (sangat kecil) yang nantinya dikembangkan ke dalam berbagai hal. Universitas Airlangga adalah perguruan tinggi satu-satunya yang membuka program studi ini dengan jenjang S1. Dilansir dari laman FTMM UNAIR, jurusan ini akan berfokus pada pengembangan nanoteknologi dalam bidang energi dan lingkungan, medis, industri dan komputasi. Nah inilah 5 jurusan kuliah anti mainstream di Indonesia. Sobat tertarik masuk jurusan apa?

 

 

**Editor: Ed Ward

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *